Pengaruh Konsumsi Omega 3 Terhadap Fungsi Kognitif Anak Balita (12-24 Bulan) Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

Detail Cantuman

Laporan Tugas Akhir

Pengaruh Konsumsi Omega 3 Terhadap Fungsi Kognitif Anak Balita (12-24 Bulan) Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

XML

Tumbuh kembang otak terjadi pada masa prenatal sampai 2 tahun. Kurangnya konsumsi makanan yang mengandung protein merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kekurangan gizi dan menghambat perkembangan kognitif. Ikan merupakan sumber bahan makanan yang banyak mengandung protein, omega-3 dan omega-6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi omega 3 dengan perkembangan fungsi kognitif anak balita (12-24 bulan) di Puskemas Karang Rejo. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi, metode yang digunakan adalah metode asosiatif kausal dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 42 responden. Data yang dikumpulkan berupa data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Hubungan antara variabel konsumsi omega 3 dengan perkembangan fungsi kognitif pada balita adalah tidak signifikan atau tidak berhubungan karena nilai Sig.(2 tailed) lebih dari 0,05. Hasil pengukuran perkembangan kognitif anak yang diukur menggunakan KPSP yaitu paling banyak sesuai dengan tahap perkembangan nya. Tidak ada hubungan antara konsumsi omega 3 terhadap perkembangan fungsi kognitif anak balita (12-24 bulan).
Kata Kunci : Balita, Fungsi kognitif, Konsumsi omega 3


Brain growth occurs in the prenatal period for up to 2 years. Lack of consumtion of foods containing protein is one of the factors that cause nutritional deficiencies and inhibits cognitive development. Fish is a source of food that contains lots of protein, omega-3 and omega-6. This study aimed to determine the effect of omega 3 consumption on the development of cognitive functions of children under five (12-24 months) in Karang Rejo Tarakan Community Health Center. This research is a correclation study. The research used a causal associative method with a purposive sampling technique. The number of samples was 42 respondents. Data were collected in the form of primary data obtained through questionnaires. The relationship between omega 3 consumption variables with the development of cognitive function in infants was not significant or not related because the value of Sig. (2 tailed) was more than 0.05. The results of the measurement of children‟s cognitive development measured using KPSP were most in accordance with the stage of their development. There was no relationship between consumption of omega 3 and the development of cognitive function of children under five (12-24 months).
Keywords : Children under Five, Cognitive Function, Omega 3 Consumption


Detail Information

Pembimbing/Promotor
Nurasmi, S.Pd., M.Si
NIDN/NIDK Pembimbing
0012068703
Penulis
Ayu Lestari - Personal Name
NPM/NIDN/NIDK
1630701040
Kode Prodi PDDIKTI
15401
Bahasa
Indonesia
Tanggal Publikasi
2019-07-18
Penerbit Universitas Borneo Tarakan : Perpustakaan UBT.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
LTA FIKES KB 2019 057

Lampiran Berkas

LOADING LIST...
Citation
. (2019).Pengaruh Konsumsi Omega 3 Terhadap Fungsi Kognitif Anak Balita (12-24 Bulan) Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan

.Pengaruh Konsumsi Omega 3 Terhadap Fungsi Kognitif Anak Balita (12-24 Bulan) Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2019.Laporan Tugas Akhir

.Pengaruh Konsumsi Omega 3 Terhadap Fungsi Kognitif Anak Balita (12-24 Bulan) Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2019.Laporan Tugas Akhir

.Pengaruh Konsumsi Omega 3 Terhadap Fungsi Kognitif Anak Balita (12-24 Bulan) Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2019.Laporan Tugas Akhir



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail