Pengaruh Dosis Dan Interval Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Terhadap Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.)

Detail Cantuman

Skripsi

Pengaruh Dosis Dan Interval Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Terhadap Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.)

XML

Wijen (Sesamum indicum L.) merupakan tanaman penghasil minyak nabati dan bahan berbagai industri. Industri makanan, kimia, farmasi, obat-obatan, dan kosmetik. Tanaman wijen memiliki keunggulan komparatif karena tahan kering, dan mutu biji tetap baik meskipun ditanam di tanah yang kurang subur dan dibudidayakan secara ekstensif dan nilai ekonomi relatif tinggi, sehingga tanaman wijen layak dikembangkan di lahan pasir pantai apabila dengan pemberian pupuk organik. Salah satu bahan organik yang dapat digunakan yaitu kulit pisang. Kulit pisang mengandung kadar air 82,12%, C-organik 7,32%, Nitrogen total 0,21%, Nisba C/N 35%, P2O5 0,07% dan K2O 0,88%. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan guna mengetahui pengaruh dosis dan interval pupuk organik cair kulit pisang terhadap tanaman wijen (Sesamum indicum L.).
Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAK dengan pola faktorial yang terdiri dari faktor Dosis pupuk organik cair kulit pisang (25 ml/lubang tanam, 50 ml/lubang tanam), 75 ml/lobang tanam dan 100 ml/lubang tanam) dan faktor interval pemberian pupuk organik cair kulit pisang (1 minggu sekali dan 2 kali seminggu) yang kemudian hasil pengamatan dianalisis ragam anova taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan dosis dan interval pupuk organik cair kulit pisang terhadap tanaman wijen tidak memberikan pengaruh yang nyata pada semua parameter pengamatan. Namun didapatkan nilai tertinggi pada dosis 100 ml/lubang tanam dengan interval waktu 1 minggu sekali pada semua parameter pengamatan.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair kulit pisang tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter pengamatan. Interaksi perlakuan dosis dan interval pemberian pupuk organik cair kulit pisang berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan, namun didapatkan nilai tertinggi pada perlakuan P4I1, dengan tinggi tanaman 153.40 cm, jumlah daun 41.09, panjang daun 11.59 cm, jumlah cabang 7.20, jumlah kapsul 113.85, panjang kapsul 3.71 cm, diameter kapsul 5.90, panjang akar 4.09 cm, berat basah 6.33 gr dan berat kering 2.39 gr.


Sesame (Sesamum indicum L.) is a vegetable oil-producing plants and various industrial materials. The food industry, chemistry, pharmacy, medicine, and cosmetics. Sesame plant has a comparative advantage because of drought resistant, and seed quality remains good despite grown in less fertile soil and are cultivated extensively and relatively high economic value, so that the sesame plants should be developed on the land if the beach sand with organic fertilizer. One of the organic material that can be used is the banana peel. Banana skin contains a water content of 82.12%, organic C 7.32%, 0.21% total nitrogen, nisba C / N 35%, 0.07% P2O5 and K2O 0.88%. Therefore, this study was conducted to determine the effect of dose and interval banana peel liquid organic fertilizer on crops of sesame (Sesamum indicum L.).
The research was conducted at the Faculty of Agriculture experimental field Borneo Tarakan. The research design will be use is RAK with pattern factorial consisting of factors dose of liquid organic fertilizer banana skin (25 ml / planting, 50 ml / planting), 75 ml / planting and 100 ml / planting) and factors interval fertilizer liquid organikk banana skin (1 week and 2 times a week) were then analyzed using aNOVA observation level of 5%.
The results showed a dose and interval banana peel liquid organic fertilizer on sesame plants do not provide any real effect on all parameters of observation. But the highest value obtained at the dose of 100 ml/planting with a 1-week intervals on all parameters of observation.
Based on the results of the study concluded that the liquid organic fertilizer banana skin showed no significant effect on all parameters of observation. Interaction dosage and interval of liquid organic fertilizers are not real banana peel effect on all parameters of observation, but obtained the highest scores on P4I1, with high plant 153.40 cm, number leaves41.09, long leaves 11.59 cm, number branch 7.20, amount capsules 113.85, long capsules 3.71 cm, capsul diameter 5.90 cm, long root 4.09 cm, heavy wet 6.33 gr and weight dry 2.39 gr.


Detail Information

Pembimbing/Promotor
Dr. Amarullah, SP., MP
NIDN/NIDK Pembimbing
1114027001
Penulis
Mohammad Sukri - Personal Name
NPM/NIDN/NIDK
15201010038
Kode Prodi PDDIKTI
54211
Bahasa
Indonesia
Tanggal Publikasi
2019-07-29
Penerbit Universitas Borneo Tarakan : Perpustakaan UBT.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
SKR FP AT 2019 045

Lampiran Berkas

LOADING LIST...
Citation
. (2019).Pengaruh Dosis Dan Interval Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Terhadap Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.)(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan

.Pengaruh Dosis Dan Interval Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Terhadap Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.)(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2019.Skripsi

.Pengaruh Dosis Dan Interval Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Terhadap Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.)(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2019.Skripsi

.Pengaruh Dosis Dan Interval Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Terhadap Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.)(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2019.Skripsi



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail