Asuhan Keperawatan Pada Tn. J Dengan Masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan

Detail Cantuman

Laporan Tugas Akhir

Asuhan Keperawatan Pada Tn. J Dengan Masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan

XML

Salah satu jenis gangguan jiwa psikosa fungsional yang terbanyak adalah Skizofrenia. Studi epidemiologi menyebutkan bahwa perkiraan angka prevalensi Skizofrenia prevalensi Skizofrenia diperkirakan antara 0,5% dan 1%. Di Indonesia angka yang tercatat di Departemen Kesehatan berdasarkan survei di Rumah Sakit (2001) adalah antara 0,05% sampai 0,15%. perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik, baik pada dirinya sendiri maupun orang lain. Berdasarkan data Medical Record di Rumah Sakit Umum Tarakan pada tahun 2014 sebanyak 251 jiwa sedangkan tahun 2015 dari bulan Januari-Mei sebanyak 73 jiwa. Resiko perilaku kekerasan pada tahun 2014 sebanyak 25 jiwa dan di tahun 2015 sebanyak 9 jiwa dengan total presentase (10%) jiwa.. Dari angka kejadian diatas jumlah pasien resiko perilaku kekerasan mengalami penurunan dari tahun 2014 sampai 2015.
Tujuan penulis tertarik melakukan melakukan asuhan keperawatan kepada Tn. J dengan masalah utama Resiko Perilaku Kekerasan, membandingkan antara teori dan praktek asuhan keperawatan yang di berikan pada Tn. J dengan masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan proses keperawatan pada Tn. J dengan masalah utama Resiko Perilaku Keperawatan dan melaksanakan pemecahan masalah pada Tn. J dengan masalah Resiko Perilaku kekerasan serta evaluasi terhada tindakan tersebut.
Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Dari hasil pengkajian ditemukan 3 diagnosa pada kasus Tn. J yaitu: Resiko Perilaku Kekerasan, Gangguan Sensori Persepsi Halusinasi, dan Defisit Perawatan Diri: Mandi dan Berhias. Dari ketiga diagnosa tersebut semua masalah dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah ditentukan.
Kata kunci: Resiko perilaku kekerasan, Skizofrenia


Detail Information

Pembimbing/Promotor
Alfianur, S.Kep., Ns., M.Kep
NIDN/NIDK Pembimbing
1123087901
Penulis
Yuliana - Personal Name
NPM/NIDN/NIDK
12701020012
Kode Prodi PDDIKTI
14401 - Keperawatan D3
Bahasa
Indonesia
Tanggal Publikasi
2015-07-28
Penerbit Universitas Borneo Tarakan : Perpustakaan UBT.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
LTA FIKES KP 2015 046

Lampiran Berkas

LOADING LIST...
Citation
. (2015).Asuhan Keperawatan Pada Tn. J Dengan Masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan

.Asuhan Keperawatan Pada Tn. J Dengan Masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2015.Laporan Tugas Akhir

.Asuhan Keperawatan Pada Tn. J Dengan Masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2015.Laporan Tugas Akhir

.Asuhan Keperawatan Pada Tn. J Dengan Masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan(Publish).Perpustakaan UBT:Universitas Borneo Tarakan,2015.Laporan Tugas Akhir



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail